|
Pengetahuan dasar Wing Chun Kung Fu |
|
|
|
Ditulis Oleh Julius Khang
|
|
Saturday, 19 June 2010 |
Sejarah dan Prinsip Wing Chun Kung Fu
Kungfu Wing Chun ("musim semi") adalah salah satu beladiri china
"internal" (Nei Kung). Sebuah sistem beladiri yang dikembangkan sebagai
reaksi terhadap beladiri "eksternal" Kungfu Shaolin yang sebagian besar
mengandalkan kekuatan.
Dalam salah satu legenda dikisahkan bahwa Kungfu ini diciptakan oleh Ng
Mui dan kungfu "Wing Chun" dinamai dari perempuan murid Ng Mui yaitu Yim
Wing Chun. Ng Mui adalah Kepala Biara (superior wanita) dan salah satu
dari "lima orang tua" (Kepala Biara Ng Mui, Pendeta Jee Shin, Pendeta
Pak Mei, Master Fung To Tak dan Master Miu Hin dari Shaolin selatan,
sebuah biara Buddha di gunung Sung, Henan, Cina. Bersama dengan lima
tetua lainnya, Ng Mui selamat dari kehancuran biara pada dinasti Qing,
di akhir abad ke 18.
Melarikan diri ke Kuil Bangau Putih di gunung Tai, Ng Mui bertemu
keluarga Yim Wing Chun. Seorang penduduk lokal berusaha memaksa Yim Wing
Chun untuk menikah dengannya. Dengan niat menolong Ng Mui mengajar
kungfu pada Yim Wing chun agar dapat menghadapinya.
Yim Wing Chun menguasai semua ilmu yang diajarkan oleh Ng Mui, dia
mengajarkan kungfu ini pada suaminya. dan mulailah kungfu ini
berkembang.
Prinsip dasar Wingchun
Kungfu Wing Chun terkenal dengan ciri khas tertentu, yaitu: Berlatih
dengan alat 'manusia kayu Mok Yang Jong', Teori garis tengah, siku yang
kokoh dan tangan menempel(Chi sao).
Sebagian besar seni bela diri memiliki banyak bentuk atau latihan dasar.
Sebaliknya, Wing Chun hanya memiliki tiga bentuk:
1. siu tao nium (berpikir sederhana0), yang mengajarkan gerakan-gerakan
dasar, dan bagaimana untuk menghasilkan kekuatan pikiran dengan latihan
terstruktur.
2. Jum Kiu(mencari jembatan), yang mengajarkan integrasi gerakan atas
dan bawah tubuh dan cara berlatih berpasangan.
3. Biu jee (jari menembak), mengajarkan teknik menyerang dengan
menggunakan energi yang dihasilkan dari putaran kaki, pinggang dan
pundak.
Ada juga dua bentuk senjata tradisional Wing Chun: Ma chan dao dan Toya.
Kesederhanaan
Kesederhanaan mungkin merupakan prinsip yang paling jelas dari Wing
Chun. Semakin sederhana metode anda, semakin tinggi kemungkinan tehnik
beladiri ini bekerja. Ledakan serangan kekuatan garis lurus ke wajah,
tubuh, dan pangkal paha musuh adalah metode paling sederhana serangan
beladiri ini, menetralkan serangan masuk dengan struktur kuda
kuda/langkah segitiga sederhana, dan teori garis tengah dalam bertahan
dan menyerang. Semua kombinasi harus mengalir cepat dan efisien untuk
tetap selaras dengan teori Wing Chun.
Wingchun merupakan beladiri yang didesain untuk digunakan langsung dalam
pertempuran/perkelahian tanpa mempelajarinya terlalu lama.
Karakteristik utama dari kungfu ini adalah lebih mengandalkan tehnik
bertarung ketimbang penempaan badan. Tehnik yang digunakan
berkarakteristik cepat, tepat, sederhana dan akurat serta "to the point"
dalam menghadapi setiap serangan musuh. Bertahan dan menyerang mendapat
porsi yang sama dalam beladiri ini. Tehnik tangan digunakan dalam 75%,
namun tehnik kaki walau jarang dilakukan tapi sangat penting digunakan
karena tehnik kaki dalam kungfu wingchun mendukung tehnik tangan.
Dirangkum dari berbagai artikel bahasa lain, Julius Khang SE.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
NILAI KEBAJIKAN DALAM SENI BELA DIRI TIONGKOK |
|
|
|
Ditulis Oleh Julius Khang
|
|
Tuesday, 16 February 2010 |
|
Tao adalah jalan dari alam semesta. Menjadi berbudi luhur adalah
mengikuti hukum alam semesta. Seseorang yang memiliki ketrampilan seni
bela diri percaya pada pembalasan karma, dapat membedakan baik dan
jahat, menghormati Tao dan menghargai kebajikan, mengerti baik dan
buruk mendapat imbalan yang semestinya, menjauhi kejahatan dan
meningkatkan kebaikan, mengultivasi (menempa) kebajikan dan
mengharapkan Tao. Semua ini adalah bagian dari Wu-De (= spirit
kebajikan).
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Landasan untuk mempelajari Beladiri Sejati |
|
|
|
Ditulis Oleh Julius Khang
|
|
Thursday, 03 December 2009 |
|
Inilah landasan untuk mempelajari Kungfu sejati.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Iko Uwais, Aktor pendatang baru Film Action Indonesia |
|
|
|
Ditulis Oleh Andre Parman Azali
|
|
Friday, 24 July 2009 |
|
Tidak
pernah terbayangkan dalam benak seorang Iko Uwais, olahraga pencak
silat yang telah ia geluti sejak tahun 1993 bisa mengantarkannya jadi
seorang aktor. Tidak tanggung-tanggung, film perdananya, Merantau,
diarahkan oleh sutradara asal Inggris Gareth H. Evans yang sebelumnya
pernah membuat film dokumenter tentang pencak silat Indonesia.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ilmu Beladiri TIONGKOK/China |
|
|
|
Ditulis Oleh Julius Khang
|
|
Sunday, 12 July 2009 |
|
Ilmu bela diri
Tiongkok Wushu (disebut juga Kungfu) berakar pada kebudayaan Tradisional
Tiongkok kuno dan mempunyai kandungan nilai yang mendalam. Ia mulanya
berasal dari aliran Tao dan ada kaitannya dengan kultivasi (peningkatan
bathin). Selain meningkatkan moralitas dan keterampilan artistik, juga
menyehatkan tubuh, melindungi diri dan mencegah kekerasan, oleh
karenanya huruf Tionghoa “WU” yang berarti “bela diri” terdiri dari dua karakter: “stop” dan “tombak”.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 13 |