Home
Narrow screen resolution Wide screen resolution
Login User

Artikel Terbaru

Arsip

FORUM

Re:Kenalan yok!
anggi 02-09-14 01:54
Undangan ke Situs
denyspam 05-08-14 09:20
Re:Kenalan yok!
Pendekarslebor 28-01-14 23:34
Re:Kenalan yok!
Pendekarslebor 28-01-14 23:33
Re:Kenalan yok!
Cipto 10-09-13 00:14
Pendekar China Terakhir yang punya Ilmu Totok Mematikan! PDF Cetak
Ditulis Oleh Julius Khang   
Tuesday, 05 May 2009
Li Xinglin, Ahli Totok Titik Akupunktur TiongkokDi kota Changchun daerah Dongbei, Tiongkok ada seseorang yang dikenal masyarakat dapat menguasai “ilmu sakti” menotok titik akupunktur ini, telah mempelajari ini sejak usia 7 tahun. Kini Li sudah berusia 80 tahun lebih, ilmu yang dilatih sudah lebih dari 70 tahun, karena Li sekarang bekerja sebagai petugas ronda sukarela, membuatnya mempunyai ruang baru untuk memanfaatkan ilmunya, sekaligus juga memperbaiki keamanan di lingkungan sekitarnya.

Pak tua Li Xinglin menetap di pemukiman Changyuan wilayah Nanguan di kota Changchun, adalah seorang jagoan di tengah masyarakat yang menguasai “ilmu sakti” menotok titik akupunktur.

Setelah pensiun dari kemiliteran, Li bekerja sebagai petugas ronda sukarela di lingkungan tempat tinggalnya. Selama 7 tahun terakhir ini, Li telah memanfaatkan ilmu menotok titik akupunktur ini untuk menangkap lebih dari 100 pencuri di pemukiman tersebut.

Ayah dan kakek Li Xinglin keduanya pernah belajar ilmu beladiri di Vihara Shaolin di Gaoshan, propinsi Henan. Li Xinglin sudah mulai mempelajari ilmu totok akupunktur ini dari kedua sepuh-nya sejak berusia 7 tahun.

“Pada awal mula latihan,  karena kekuatan masih kurang dan belum menguasai letak titik akupunktur dengan tepat, sering kali setelah menotok sama sekali tidak ada reaksi apa pun, bahkan sampai jari tangan saya ini membengkak pun belum juga bisa menguasainya. Sampai akhirnya perlahan – lahan saya dapat menguasai kuncinya.”

Selama belasan tahun, Li Xinglin selalu giat berlatih, sekaligus juga saling mencoba ilmu dengan ayah dan paman.

“Berlatih di hari-hari yang paling dingin pada musim salju, berlatih di hari-hari yang paling panas pada musim panas”, setelah latihan dengan susah payah selama bertahun-tahun, akhirnya beliau menguasai ilmu pamungkas ini, dan dapat mencari secara tepat banyak titik akupunktur yang ada pada tubuh manusia.

 

Bunuh 4 Tentara Jepang dalam tanding beladiri

Setelah meletusnya peristiwa “18 September” (Jepang menyerang Tiongkok pada 1931), 3 propinsi di wilayah Dongbei jatuh ke tangan musuh. Pada 1942, beberapa orang Bushido Jepang menggelar panggung duel di kota Changchun, dan secara terbuka menantang ilmu silat Tiongkok. Pada waktu itu Li Xinglin yang masih berusia 16 tahun, tidak mampu menahan gemuruh emosi di dadanya, dan maju untuk menerima tantangan duel itu.

Li Xinglin berkata, “Hari pertama saya sudah membunuh 1 orang Jepang di tempat, hari kedua 3 orang Jepang lainnya juga mati di bawah tangan saya. Perasaan saya saat itu sangat puas, orang Jepang menggunakan Judo, saya menggunakan Kungfu Tiongkok, terutama adalah ilmu menotok titik akupunktur dan ilmu meringankan tubuh, dengan mudah saya membunuh 4 orang jagoan Jepang.”

Tindakannya itu membuat orang Jepang marah, disebarlah satuan intel untuk menangkapnya. Li Xinglin yang mendapatkan informasi itu langsung melarikan diri malam itu juga, setelah itu ia pun masuk ke dalam satuan militer.

Li Xinglin menceritakan pada wartawan, ilmu menotok titik akupunktur dan ilmu meringankan tubuhnya telah membantunya membunuh banyak sekali musuh di medan perang. Ia berkata, umumnya berperang di garis depan untuk jarak dekat ia tidak pernah membawa senapan.

“Tanpa membawa senapan akan lebih mudah bagi saya untuk mengembangkan ilmu silatnya yaitu  ilmu menotok titik akupunktur dan ilmu meringankan tubuh ini.”

 

Dua keahliannya dengan mudah taklukkan pencuri

Sejak 1998, Li Xinglin pensiun dari kemiliteran, dan menjadi petugas ronda sukarela. “Ketika melihat ada maling, jurus pamungkas saya adalah menyerang dari belakang, terlebih dulu saya menggunakan 3 jari menotok beberapa titik pada punggung pencuri, jika masih belum dapat menghentikan si pencuri, saya akan menotok titik ‘Tai Yang’ si pencuri. Mengandalkan ‘dua jurus’ ini, setiap kali saya selalu berhasil menangkap pencuri. Biasanya pencuri yang berhasil saya tangkap akan pingsan sementara, dan dia akan sadar kembali 1 menit kemudian setelah saya membebaskan titik itu. Titik “Tai Yang” ini adalah titik yang paling efektif dan paling praktis.”

Li Xinglin menceritakan pengalamannya menangkap pencuri, meskipun sudah berusia 80 tahun lebih, jiwa kesatria pada pak tua ini seakan tak pernah pudar sedikit pun. Menurut cerita selama 7 tahun belakangan ini dia sudah berhasil menangkap lebih dari 130 pencuri, keamanan sekitar pemukimannya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan yang lainnya.

Seorang polisi dari kantor polisi wilayah Changyuan memberitahu kepada wartawan, “Sejak Bapak Li secara sukarela menjadi penjaga untuk menangkap maling, keamanan di pemukiman kami ini sudah jauh lebih baik, ditambah lagi kerja keras kami, sekarang ini pemukiman kami boleh dibilang adalah yang terbaik di wilayah Nanguan. Bapak Li sangat lihai dalam hal menangkap maling, saya pernah melihat dengan mata kepala sendiri ilmu kungfunya, memang luar biasa.”

Menurut penjelasan salah satu rekan media yang ikut serta, ilmu meringankan tubuh pak tua ini juga masih sangat hebat, sekarang ini beliau masih mampu melompat setinggi 2 meter dari tanah.Karena ilmu pamungkas yang dimiliki oleh Li Xinglin, dan selalu berhasil menangkap pencuri, Li cukup terkenal di daerahnya.

Di dekat kediaman Li Xinglin ada sebuah pasar, meskipun barang dagangan di sana sangat beraneka ragam, harganya juga murah, namun perputaran ekonomi di sana kurang begitu baik. Akan tetapi sejak Li Xinglin berhasil menangkap pencuri yang berkeliaran di sekitar pasar itu dengan ilmu totokan akupunkturnya, sejumlah warga kota berdatangan membeli sayur di pasar tersebut untuk menyaksikan secara langsung kehebatan kungfu Li Xinglin, sehingga menggairahkan perdagangan di pasar yang tadinya sepi itu.

“llmu menotok titik akupunktur termasuk salah satu Qigong (istilah moderen bagi latihan kultivasi tradisional), setidaknya dibutuhkan waktu belasan sampai 20 tahun untuk melatihnya. Saya sudah mulai berlatih sejak usia 7 tahun, setelah 5 tahun berlatih, ketepatan saya menotok hanya mencapai 50% saja, setelah saya berusia 20 tahun barulah saya dapat mengerahkan ilmu ini sesuai dengan keinginan. Sekarang saya dapat dengan mudah menotok titik-titik seperti titik Qiangjian, Naohu, Fengfu, Dazhui, Taodao, Shenzhu, Shendao, Lingtai dan lain–lain. Jika di musim dingin lebih banyak baju yang dipakai, saya akan menotok titik Taiyang(di dua pelipis kepala), titik ini juga merupakan titik yang paling saya kuasai.”

Dengan serius Li Xinglin menjelaskan, “Orang yang memiliki dasar ilmu selama bertahun–tahun seperti saya ini, dapat mengetahui letak titik akupunktur secara pasti. Dengan 3 jari yang tengah itu saja menotok lawan, ibu jari dan kelingking tidak digunakan. Tenaga tidak boleh terlalu kuat, juga tidak boleh terlalu lemah. Terlalu kuat akan menghancurkan tulang, tidak ada gunanya, jika terlalu lemah maka tidak akan membawa hasil.”

Para penduduk setempat banyak yang ingin menjadi murid Li Xinglin, bahkan banyak juga orang dari luar daerah yang datang karena mendengar nama besarnya. Juga ada sejumlah sekolah silat dan perguruan kepolisian yang memberikan fasilitas mewah agar Li bersedia mengajar di tempat mereka, namun semua itu ditolak oleh Li Xinglin.

Li mengatakan, “Anak muda jaman sekarang emosinya terlalu besar, suka membuat keonaran, saya takut orang yang mempelajari ilmu ini akan melakukan kejahatan, itu adalah telah berbuat dosa! Apalagi anak-anak jaman sekarang terlalu manja, tidak mau bersusah payah, mana mungkin mereka bisa mempelajari ilmu ini dengan baik? Usia saya sudah sangat tua, stamina saya sudah menurun, belajar ilmu menotok titik akupunktur juga tidak akan rampung dalam 1 atau 2 hari.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Artikel Populer

Sekilas pandang mengenai Tai Chi!
Saturday, 08 November 2008
Baik di Taiwan, Daratan Tiongkok, Jepang, Korea, Thailand, Singapura, Malaysia maupun di Indonesia... Selengkapnya...
Kungfu Thifan Pokhan, Kungfu Muslim Pecahan dari Shaolin
Tuesday, 05 May 2009
Asal Usul Thifan Po Khan Beladiri Thifan adalah ilmu perkelahian tersendiri dan pecahan dari Tae... Selengkapnya...
XING YI CHUAN
Sunday, 07 December 2008
Xing Yi adalah seni beladiri yang dapat digunakan dalam real-world environment (bukan di dalam... Selengkapnya...
All about Bajiquan
Thursday, 28 May 2009
Kungfu delapan mata angin nama aslinya adalah Ba Ji Quan (diucapkan Ba Ji Chuan). Nama Ba Ji... Selengkapnya...
5 Unsur/Wu Xing dalam Beladiri!
Friday, 12 December 2008
Teori Wu Xing, 5 Unsur! Selengkapnya...
Jeet Kune Do
Thursday, 14 May 2009
Bruce Lee pencipta Jeet kune Do, dikenal sebagai seseorang yang mempunyai kemampuan yang... Selengkapnya...
Sejarah Kick Boxing
Friday, 01 May 2009
Kick Boxing adalah salah satu Olahraga beladiri Stand Up Fighting! Selengkapnya...
Karate berasal dari Kungfu China
Saturday, 23 May 2009
Asal-usul karate berasal dari kempo alias seni beladiri tinju Cina (China Boxing)-diciptakan oleh... Selengkapnya...
MMA cikal bakal Beladiri Modern
Thursday, 28 May 2009
Bagi sebagian orang mungkin tak menyukai MMA, mungkin dengan alasan tidak ingin orisinalitas sebuah... Selengkapnya...
Pemanasan pada Olahraga Tinju
Sunday, 24 May 2009
Tinju bukan hanya olahraga berisiko tetapi juga olahraga yang memerlukan kemampuan yang kompleks,... Selengkapnya...
Pendekar China Terakhir yang punya Ilmu Totok Mematikan!
Tuesday, 05 May 2009
Li Xing Lin Ahli kungfu China tersisa yang menguasai ilmu totok jalan darah untuk beladiri yang... Selengkapnya...
Tony Jaa Aktor Masa Depan Thailand
Thursday, 28 May 2009
Aksi yang memukau dengan perpaduan teknik beladiri dan akrobatik, membuat film-film Tony Jaa selalu... Selengkapnya...
Pendekar-pendekar Tiongkok di Tanah Jawa
Sunday, 12 July 2009
Pendekar-pendekar asal Tiongkok pernah berkiprah di Tanah Jawa. Bagaimana sepak terjang mereka?... Selengkapnya...
Ye Wen (Ip Man) Pendekar Kungfu Zaman Ini
Thursday, 04 June 2009
Ye Wen 葉問 (1893-1972, lebih tersohor dengan nama dalam dialek Hongkong: Ip Man... Selengkapnya...
Ahli Kungfu di China memperagakan Ilmu Legendaris
Thursday, 04 June 2009
Teknik totokan adalah salah satu teknik yang paling misterius dalam banyak legenda seni beladiri... Selengkapnya...
Asal Muasal Mok Yan Jong
Thursday, 30 April 2009
Sekitar abad 17, para pendekar di kuil Shaolin sudah menggunakan berbagai alat bantu latihan yang... Selengkapnya...
Kungfu, Raja Beladiri Cina
Sunday, 07 June 2009
Julius Khang, Guru Besar Perguruan Kungfu Harimau Besi tetap bertahan dengan kepiawaiannya dalam... Selengkapnya...
Ilmu Kaki Sutera Langit
Thursday, 04 June 2009
Liu Mei mepertontonkan ilmunya,  penduduk setempat menyebutnya “kaki ulat sutra... Selengkapnya...
Tips Beladiri Praktis
Sunday, 24 May 2009
Tips beladiri praktis yang berguna saat kita berada dalam bahaya. Selengkapnya...
Bajiquan History
Friday, 08 May 2009
Baji Fist history (Baji Quan) The full name of Baji Fist is "Kaimen Baji Quan", which... Selengkapnya...
Sejarah Ngo Cho Kun Surabaya
Friday, 05 June 2009
Beliau memang berasal dari Cina Selatan. Namun datang ke Indonesia bukan karena didatangkan oleh... Selengkapnya...
Kungfu Shaolin History
Sunday, 10 May 2009
The Shaolin martial art is not a creation of one person, but an accumulation of works by millions... Selengkapnya...
Xingyi Quan History
Saturday, 09 May 2009
Xingyi Fist is one of the three most famous Chinese traditional Fists forms. It originated from... Selengkapnya...
Bagua Zhang History
Saturday, 09 May 2009
Bagua Palm, also called "Bagua Yousheng Lianhuan Palm," was created by Donghaichuan, in... Selengkapnya...
Belajar dari guru KUNG
Thursday, 03 September 2009
Diusia 15 tahun Kung Fu Tze memutuskan untuk menjadi pelajar, dan belajar dengan giat dari... Selengkapnya...
Belajar dari Kungfu Panda
Friday, 08 May 2009
Masih ingat film KUNGFU PANDA ? Film animasi produksi DreamWorks Animation yang disuarakan aktor... Selengkapnya...
Tenang disaat SULIT!
Sunday, 12 July 2009
Saat Confusius berkelana melewati banyak daerah di Tiongkok, dia kehabisan bekal di daerah Chen dan... Selengkapnya...
Sekelumit Ajaran TAO!
Wednesday, 01 October 2008
Ajaran Tao diturunkan sebagai ajaran yang harus dibina oleh para mahluk, untuk mencapai... Selengkapnya...
Lao Zi: Jadilah Orang yang Rendah Hati!
Tuesday, 05 May 2009
Ada pepatah Tiongkok kuno yang berbunyi, “Orang yang Rendah Hati akan Mendapat Manfaat, yang... Selengkapnya...
Totok Jalan Darah untuk Beladiri dan Penyembuhan
Tuesday, 05 May 2009
Di dalam cerita silat, jago kungfu dengan sekali menotok saja dapat membuat seseorang tidak mampu... Selengkapnya...
Pernafasan Perut dan Kegunaannya
Thursday, 12 February 2009
Latihan pernafasan dengan menahan dan menekan nafas di bawah perut (abdominal pressing) merupakan... Selengkapnya...
Latihan Meditasi Menghasilkan Perubahan Positif Pada Otak
Tuesday, 05 May 2009
Sebuah tim penelitian UW-Madison telah menemukan, untuk pertama kalinya, bahwa sebuah program... Selengkapnya...
Beladiri Olahraga yang Paling Efektif!
Wednesday, 01 April 2009
Manfaat dari mempelajari beladiri bagi tubuh dan jiwa. Selengkapnya...
Manfaat minum TEH
Sunday, 12 July 2009
Belum lama ini, WHO telah mengadakan penyelidikan terhadap pengaruh berbagai minuman terhadap... Selengkapnya...
Jual boneka kayu wingchun, Mok Yang Jong....
Thursday, 15 July 2010
Komunitas kungfu Harimau besi memproduksi peralatan beladiri MOK YANG JONG untuk berlatih kungfu... Selengkapnya...
Pelatihan Khusus Kungfu Wingchun Di Grogol Jakarta Pusat
Thursday, 15 July 2010
KUNGFU HARIMAU BESI CABANG GOR GROGOL JAKARTA!! Penerimaan murid baru angkatan ke 7 2013. Tempat:... Selengkapnya...
Kho Ping Ho dan cerita silat Tionghoa di Indonesia
Sunday, 17 May 2009
Tak satu pun penggemar cerita silat di Indonesia yang tak kenal nama Asmaraman S Kho Ping Hoo.... Selengkapnya...
Inilah testimoni/kesan beberapa teman teman murid Harimau Besi yang pernah/sedang berlatih kungfu di
Monday, 14 November 2011
Selama bergabung dengan HB saya merasa cukup banyak kemajuan terutama dalam hal mengontrol emosi... Selengkapnya...
Movie Review: Merantau (6 Agustus 2009)
Friday, 24 July 2009
Oleh: GoenRock Blog Merantau, adalah film bergenre Action Drama yang mengangkat salah satu... Selengkapnya...

Artikel Kesehatan

Who's Online

Join Us on Facebook!

Advertisement

Kata-kata Bijak

Bila kehidupan dijalani dengan saling mencari-cari kekurangan dan kesalahan, maka kehidupan menjadi penuh dengan kekurangan dan kesalahan, akhirnya semuanya akan sama-sama menjalaninya dengan sangat menderita. (Master Shih Cheng Yen - Tzu Chi)

Polls

Kungfu yang Anda sukai
 
Beladiri Terkuat menurut Anda
 
Kegunaan Beladiri bagi Anda